Motivasi untuk Para Penuntut Ilmu. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Menuntut ilmu itu sungguh berat. Betapa banyak yang harus kita pertaruhkan demi menuntut ilmu. Lamanya waktu, lelahnya tenaga, dan tidak sedikit harta yang dikeluarkan demi menggapai ilmu. Rendahnya motivasi belajar pada mata juga dialami oleh siswa di SMPN 1 Balaraja terutama pada mata pelajaran IPS, sehingga menjadi tugas penting untuk guru agar mencari cara dalam meningkatkan kembali motivasi belajar siswanya. Rendahnya motivasi belajar tersebut juga bukan hanya berasal dari gurunya, faktor lingkungan dan Karenanya, para ulama mempelajari adab dalam kurun waktu 30 tahun, sedang untuk mempelajari ilmu, hanya 20 tahun. Dalam makalah yang berjudul Adab dalam Menuntut Ilmu ini, akan disajikan betapa urgennya mendahulukan adab sebelum menuntut ilmu. Harapannya makalah ini tidak hanya sebagai tambahan wawasan, namun juga dapat dipraktikkan dalam Sedangkan faktor dari luar adalah kurangnya perhatian dan motivasi dari orang tua sebagai pendorong anaknya dalam mengenyam pendidikan. Orang tua terkadang lebih mementingkan pekerjaannya tanpa memperhatikan perkembangan anak dalam menuntut ilmu, sehingga kewajiban orang tua sepenuhnya diserahkan kepada guru tanpa adanya pengawasan khusus Ilmu merupakan kunci kesuksesan seseorang baik di dunia maupun di akhirat. Untuk itulah, ilmu memiliki kedudukan mulia dalam Islam, di mana Islam menyeru kepadanya dan menguatkan urgensi akan hal tersebut (Zaidan, Uṣûl al-Dakwah, 17). Terkait urgensi ilmu ini, Imam Al-Syafi’i pernah berkata: Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd.

cerita motivasi menuntut ilmu