WanitaIndo juga senang main bola keranjang (semacam basket sekarang). Mereka main di Lapangan Singa (kini Banteng) dan Ikada (Monas). Tiap pertandingan, sekalipun hanya latihan, penontonnya selalu banyak. Mereka lebih banyak ingin menonton para noni bercelana pendek dan pahanya yang mulus. Karenanya, timbul istilah "mata keranjang".
DongengAnak Singa dan Nyamuk Bahasa Melayu. Dongeng Anak Singa dan Nyamuk Bahasa Melayu. Seekor singa merunguf dan menderam kepada seekor nyamuk yang asyik terbang berlegar di kepalanya ketika dia cuba melelapkan mata. "Pergi kamu dari sini sebelum aku memijakmu dengan kakiku," ngaumnya. "Aku tidak takut padamu," kata nyamuk memperolok
SingaDan Nyamuk. Unknown 06.13 Fabel. Seekor singa sedang tidur-tiduran di sebuah padang rumput di hutan. Karena perutnya sudah kenyang, ia pun tertidur. Di tengah-tengah tidurnya yang pulas seekor nyamuk terbang mengelilingi sang raja hutan tersebut. Si nyamuk hendak mengisap darah singa itu.
KumpulanDongeng Cerita Rakyat : Singa dan nyamuk. Seekor nyamuk kecil terbang ke dalam hutan belantara. Di tengah hutan nyamuk itu melihat seekor binatang buas, yang tidak lain dan tidak bukan adalah Singa si raja rimba . singa tertawa ketika melihat yang mengganggunya nyamuk kecil. Nyamuk itu pun berkata dalam hati, "Hmmternyata ada si
Akhirnya dengan amarah dan penuh luka karena gigi dan cakarnya sendiri, singa menyerang nyamuk itu. Nyamuk berdengung pergi untuk memberitahu seluruh dunia tentang kemenangannya, tapi ia malahan terbang mendekati jaring laba-laba. Dan di sana, ia yang telah mengalahkan raja berakhir menyedihkan. Nyamuk itu menjadi mangsa laba-laba kecil.
Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. Uploaded byAfira Mustafar 0% found this document useful 0 votes2K views9 pagesDescriptionceritaCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes2K views9 pagesSinga Dan NyamukUploaded byAfira Mustafar DescriptionceritaFull descriptionJump to Page You are on page 1of 9Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Gulita malam telah tiba,merayap menyelimuti di sebagian belahan bumi. Alkisah di sebuah rimba belantara beristirahatlah seekor Singa yang kecapekan setelah seharian berburu mencari mangsa. “Nging,nging…”Datanglah seekor nyamuk mendekat Singa merasa risih dan dikepakkan telinganya hingga nyamuk pergi. “Nging nging.”Datang lagi si Nyamuk nakal,sekarang menggigit perutnya dan “Pluk!”Disabetkan ekornya ke arah nyamuk,tapi sayang meleset. “Hai Nyamuk!Kurang ajar banget kamu yah,gak tahu aku capek mau tidur!”Bentak Singa sambil menggaum”HAUM…!” Nyamuk tidak peduli,ia datang lagi dan menggigit. “HAUMM,,kurang ajar,apa kamu gak tahu hai nyamuk!Aku ini raja hutan,semua binatang takut padaku,apa kau ingin aku mangsa?!!”kembali Singa menggertak Nyamuk yang usil. Tiba tiba Nyamuk mendekat ke telinga Singa dan tertawa “King king king!”Hahaha,,,kalau ini tawanya penulis,soalnya bingung gimana ya gambaran tawa nyamuk? Singa marah besar dan sampai berdiri sibuk menghalau Nyamuk dengan ekornya. “Hai Singa,kamu gak usah marah,percuma kamu mau membunuhku,kagak bakalan bisa!”Teriak Nyamuk yang sudah kekenyangan menghisap darah Singa. “Haum,,nyamuk kurang ajar kau!”Hardik Singa. “Hai Singa,percayalah padaku bahwa engkau meski raja hutan tak akan sanggup melawanku.”Kata Nyamuk. “Apa maksudmu nyamuk?”Singa Jadi penasaran. “Nging nging,hai Singa,meskipun di National Geograpic kau adalah Predator tingkat atas,tapi apakah kamu tahu mahkluk paling cerdas di dunia ini aku buat bertekuk lutut padaku.”Nyamuk membuat psikywar alias perang urat syaraf agar Singa jatuh mental. “Apakah maksudmu Kancil?”tanya Singa. “Haha,nging,haha nging,,bukan!”Jawab nyamuk sambil terkekeh. “Lalu apa ya kaumaksud?”Singa mulai mereda kemarahannya,toh Nyamuk tidak membuatnya gatal lagi. “Yang kumaksud adalah manusia.”Nyamuk menjelaskan. “Apa katamu?Kau sanggup mengalahkan manusia?”Singa terbengong bengong mendengar kata kata Nyamuk. Singa ingat cerita kawan kawan binatangnya bahwa manusia adalah mahkluk yang sanggup mengalahkan bangsanya,kalau tidak mati ya dimasukkan penjara bersama binatang lain alias kebun binatang. “Hai singa,aku sanggup mengalahkan manusia,aku sanggup mematahkan tulang tulangnya.”Jelas si Nyamuk. “Apa kamu bisa membuktikan hai Nyamuk?”Singa tambah penasaran. “Tentu saja bisa,bahkan aku sanggup membakar seorang manusia.”Jawab Nyamuk. “Buktikan sekarang padaku!”Pinta Singa. “Jangan sekarang,karena aku harus mengumpulkan tenaga dan memilih waktu yang tepat.” Kemudian Nyamuk menjelaskan bahwa nanti Singa akan diajak ke tempat manusia dan menyaksikan Nyamuk mengalahkan manusia. Hemm,,,benarkah Nyamuk bisa mematahkan tulang seorang manusia dan sanggup membakarnya?Lalu dengan cara apa ia melakukannya?Jawabnya ada di seri yang akan datang. SUMBER Navigasi tulisan
Singa dan nyamukSeekor nyamuk kecil terbang ke dalam hutan belantara. Di tengah hutan nyamuk itu melihat seekor binatang buas, yang tidak lain dan tidak bukan adalah Singa si raja rimba .Nyamuk itu pun berkata dalam hati, “Hmm…ternyata ada si raja hutan disini, yang katanya tak terkalahkan oleh binatang manapun, aku akan mencoba menghisap darahnya, sepertinya darah singa itu lezat.” Sambil tertawa-tawa. lalu terbang medekati si raja hutan itu, nyamuk mencari bagian mana yang akan dihisapnya, dan si nyamuk lalu menghisap darah di bagian leher singa yang sedang tertidur pulas itu.“bedebah, siapa yang berani mengganggu dan membangunkan singa yang sedang tidur ini, akan aku tangkap lalu ku bunuh kau.” kata singa yang sangat marah dan kesa sekali. Ia berusaha menangkap binatang yang mengganggunya tidur yang ternyata itu hanya serangga kecil yang mungkin tak berdaya ini nyamuk. Tetapi, nyamuk menghindar dengan berkata, “Hah,, ternyata hanya serangga kecil yang tak berdaya yang sudah mengganggu sampai membangunkan tidurku ini.” Tertawa sombong sang pun berkata sambil menantang sang singa, “ kau menyombongkan diri mu sebagai raja hutan, tetapi walaupun aku serangga kecil, aku tak takut padamu singa, karena kau Cuma menang besar saja.”ejek si yang mendengar ejekan si nyamuk, ia pun sangat marah dan kesal. Sementara itu nyamuk mencari kesempatan untuk menggigitnya.“ Mengakulah kalah wahai kau si raja hutan, taring dan cakarmu yang tajam itu pun tak akan mampu menangkapku, apalagi untuk menghabisiku, nah sekarang adalah giliranku,” kata nyamuk lagi. Ia langsung mengembangkan sayapnya sambil mengepak-ngepakkannya dengan kejauhan terdengar suara ribuan nyamuk berdatangan untuk membantu si nyamuk itu. “baguslah kalian cepat datang pada waktunya.’’ Saatnya kita kalahkan raja hutan ini yang punya taring dan cakar tajam yang sangat di takuti oleh semua bintang di hutan ini, dan ia telah meremehkan serangga kecil.” Teriak si Nyamuk .“wah berani sekali singa ini meremehkan bangsa nyamuk sepreti kita.” Cetus salah satu nyamuk lainnya.“kawan-kawan semua siaaaap.”si nyamuk dengan nada lantangnya.“ssiiiiiaaaaapppppp……”seluruh kawanan nyamuk berteriak semangat. Ribuan nyamuk itu pun segera menyerbu sang singa.“Tolong…Tolooong…Toloooong…,”teriak singa sembari menggaruki wajahnya. Karena tak tahan, singa pun melompat ke sungai untuk mengompres wajahnya yang bengkak dan penuh gigitan-gigitan nyamuk. “jjjeeeebbuuuuuuuuurrrr………”sambil terus menggaruki nyamuk itupun langsung meninggalkan singa dan si nyamuk kawannya itu, dan terbang meninggalkan hutan belantar berkata, “HAHAHAHA…..sekarang akuilah kekalahanmu singa, walaupun aku dan kawan-kawan ku kecil, tapi kita bisa mengalahkanmu yang bertubuh besar.” ejek si si nyamuk itu terbang dengan congkaknya, tanpa melihat daerah sekitarnya. Tiba-tiba ia terjerat ke dalam sarang laba-laba yang kecil. Ia berusaha sangat keras untuk dapat meloloskan diri dari jeratan tersebut, namun tetap gagal lalu laba-laba itu dengan gesit menyerang dan membunuhnya. “Aku tidak pernah membayangkan akan mati oleh binatang kecil seperti laba-laba itu. Setelah sebelumnya aku dan kawan-kawanku berhasil mengalahkan singa yang besar, si raja hutan.” Kata nyamuk sambil Moral Jangan lah sombong dengan kelebihan kita, karena setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kesombongan hanya akan membawa kesulitan.
The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here. Home Explore SINGA DAN NYAMUK View in Fullscreen Cerita Pendek Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes! pssskpm26 Download PDF Share Related Publications Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base. Search Published by pssskpm26, 2022-09-23 000702 Cerita Pendek SINGA DAN NYAMUK Click to View FlipBook Version
SINGA DAN NYAMUKSeekor singa merungut dan menderam kepadaseekor nyamuk yang asyik terbang berlegar dikepadanya ketika dia cuba melelapkan mata “ Pergikamu dari sini sebelum aku memijakmu dengankakimu,” nyaumnya.“Aku tidak takut padamu,” kata nyamuk memperolak-olakkanya. “Kamu mungkin digelar Raja Rimba, tetapiaku lebih kuat daripada kamu. Aku juga bolehmembuktikannya. Mari berlawan dan lihat siapamenang” singa pun bersetujuNyamuk dengan pantas menjunam ke arahsinga dan menggigitnya bertalu-tali di hidungdan telinganya. Ketika cuba memijak nyamukitu, singa tercakar diri sendiri degan kukunytajam, sehingga berdarah. “Cukup” dia akhirnyamenjerit “Cukuplah! Kamu menang”Tanpa sebarang kecederaan, nyamukterbang pergi. Dia bercakap besartentang kejayannya menggalahkansinga kepada sesiapa yang inginmendengar. Dia terlalu leka bercakapbesar, sehinggalah terperangkap padasarang labah-labah yang terbentangantara pokok-pokokKetika labah-labah kecil bergegas kearahnya, nyamuk meronta di sarang yangmemerangkapnya dengan kuat. “Akuberlawan dan berjaya mengalahkan haiwanpaling gagah,” keluhnya, “hanya untukmenjadi habuan haiwan yang lebih kecildaripad aku.”
cerita pendek singa dan nyamuk