artikelterbaru tentang Cerpen Romantis,Cinta Antara Adik dan Kakak Kelas - Cerpen Romantis Baca update informasinya di mbahbejo. Home » Cerpen Romantis » Cinta Antara Adik dan Kakak setelah upacara selesai, Melody juga belum sadar.Akhirnya 2 orang sahabat Melody pun memanggil kekasihnya Melody , yaitu Dimas. "kak, kak, Melody kak
BlogCerpen Terbaru kali ini akan memberikan sebuah cerita pendek yang berjudul Cerpen Sahabat Jadi Cinta yang dikarang oleh Widyadewi Metta. Sedikit ulasan Cerita Cerpen Sahabat Jadi Cinta ini mengisahkan tentang sebuah persahabatan antara Adit dan Inara yang disatu sisi seorang Adit memiliki rasa sayang yang lebih terhadap Inara. Ok disimak saja berikut ini untuk Cerpen Sahabat Jadi Cinta:
CerpenCinta | Cerpen Remaja | Cerpen Persahabatan. Kumpulan Cerpen dan artikel Remaja. Beranda; Sabtu, 08 September 2012. Cerpen Remaja : Antara Sahabat dan Cinta Pertama ANTARA SAHABAT DAN CINTA PERTAMA "Apa kau yakin ingin meninggalkan London ?"tanya gadis cantik itu, rambut lurusnya diikat dua, mata hijaunya berbinar-binar, kulit putihnya
Pengertian Ciri-ciri, dan Contoh Cerpen Persahabatan Terbaru. Agustus 24, 2020. Komentar. Bagikan. rukita.co. Cerpen persahabatan kerap mengulas kisah-kisah persahabatan antara satu orang dengan yang lainnya. Tidak hanya anak-anak, ternyata orang dewasa pun masih suka membaca cerpen tentang persahabatan, loh. popbela.com.
DiAntara Kebahagiaan, Cinta, dan Perselingkuhan : 25 Cerpen Kahitna by Kahitna. Cerpen: Menggadai Kebahagiaan - Takanta | Suara Kenangan. 21+ Contoh Cerpen Singkat Persahabatan, Cinta, Lucu, Pendidikan. Cerpen Anak: Aku dan Alea - Semua Halaman - Bobo. 20+ di antara kebahagiaan cinta dan perselingkuhan cerpen kahitna harga Rp 52ribu | inkuiri.com
Vay Nhanh Fast Money. Di bulan April tahun ini dalam suasana Pandemi, santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Pesawahan, Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah meluncurkan sebuah buku antologi cerpen yang bertajuk “Goresan Tinta Biru”. Diterbitkan oleh Sip Publishing, cetakan pertama buku setebal 254 dua ratus lima puluh empat halaman ini memuat 17 cerita pendek yang ditulis oleh santri-santri dengan latar belakang pendidikan antara lain MTs, Madrasah Aliyah dan SMK Miftahul Huda. Berawal dari kegemaran mereka membuat cerita di majalah dinding santri, kemudian pesantren memfasilitasi mereka mengikuti pelatihan dasar menulis fiksi. Hingga akhirnya terbitlah buku yang mengulik berbagai kisah mereka di dalam pesantren, baik tentang persahabatan, tentang cita-cita, tentang kerasnya perjuangan juga tentang cinta anak remaja. Dibuka dengan judul cerpen “perindu Sahabat sejati” karya Dewi Latifah yang bercerita tentang perjuangan santri baru menyesuaikan berbagai kegiatan di pesantren yang di dalamnya juga penuh dengan persaingan. Keadaan itu menumbulkan kerinduannya pada sahabat sejatinya sewaktu kecil. Ada pula kisah tentang “Mihrab Cinta Sang Penghapal al-Qur’an” karya Haura Batsnah as-Syahida, yang mengisahkan tentang perjalanan nadia santri yang tengah meretas mimpi menjadi penghapal Al-Qur’an. Dalam perjalanan nyantrinya, ia menyukai teman kakaknya yang juga menyukai nadia, tetapi kiainya justru bermaksud menjodohkan Nadia dengan seorang santri lainnya. Ada pula “Goresan Tinta Biru” yang ditulis oleh Sari Nur Sariroh, menceritakan perjalanan seorang santri di pesantren yang mengikuti perlombaan menulis. Karya lainnya berjudul “Untuk Apa Hati Diciptakan” yang berupa karya Syemila menceritakan tentang perdebatan batin Elsa yang hatinya menolak ketika ayahnya memasukkannya ke pesantren. Dalam cerita “karena Kamu” karya Dwi Melis, pembaca akan disuguhi kisah Syaqila Syifa Annisa, gadis desa yang memimpikan sekolah di kota, tetapi justru orang tuanya memasukan ke pesantren. Di Pesantren Syaqila bertemu teman lelaki yang bernama Farih, apa yang terjadi selanjutnya? Kisah ini menggambarkan tentang persahabatan dan cinta dengan nuansanya yang renyah. Ada pula cerita berjudul “Di balik Rasa” yang dituangkan oleh Nur Khoirun Nisa, menceritakan perjalanan cinta Via, yang mencintai teman sekolahnya yang ternyata disukai pula oleh sahabatnya Nadia. Sebuah pilihan berat antara sahabat dan cinta, cerita ini berhasil mengoyak perasaan pembacanya. Sekian cerita lainya semua kental dengan nuansa kisah remaja tetapi dengan balutan pesantren. Meski bukan seusatu yang baru, karya adik-adik santri ini rasanya patut diapresiasi sebagai lompatan maju santri untuk berani tampil ke muka dengan berbagai karyanya. Berbagai kesalah penulisan, dan gaya bahasa yang masih sangat natural kalau boleh dibilang sangat apa adanya, mewarnai antologi ini seolah terkesan terburu-buru. Meski demikian tetap saja membaca karya adik-adik santri menjadi sesuatu yang menggembirakan. Dalam kata pengantar, Nyai Hj Umni Labibah, pengasuh dan pendamping penulisan antologi cerpen ini, mengatakan bahwa santri-santri terinspirasi dari muasis pesantren, yaitu KH Zaini Ilyas, yang juga produktif menulis. Santri-sanri yang berlatarbelakang heterogen ini menuliskan cerita mesantrennya sebagai refleksi dari kehidupan meraka di pesantren dan berharap menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Selanjutnya, Ibu Umni juga menyampaikan bahwa apa yang dilakukan dengan memotivasi santri menulis adalah bagian dari ikhtiar pesantren dalam menumbuhkan literasi di kalangan santri selain sebagai upaya mewadahi bakat minat santri. Antologi cerpen di tangan pembaca ini juga dapat menjadi stimulus santri memahami dan merasakan indahnya menulis. Sebuah kunci peradaban yang selama ini menjadi tonggak khazanah pesantren. Pesantren memiliki ke-khas-an dalam pendidikan melalui literasi kitab kuning, yang menjadi kunci dari golden chane rantai emas periwayatan ilmu dari masa nabi, khulafaurrasyidin, tabi’in, ulama salaf, ulama kholaf hingga masa modernitas hari ini. Para ulama-ulama telah meletakan dasar peradaban melalui karya-karya yang terwariskan hingga kini melalui kitab kuningnya yang genuine dan kredible. Ada harapan besar akan tumbuh bibit-bibit sastrawan santri yang akan menginspirasi negeri ini. Saya melihat ada sisi yang sangat lain di sini, ada bobot nilai moralitas khas santri tertuang dari beberpa karya adik-adik. Ini tentu akan memperkaya khasanah sastra nusantara. Tidak hanya memotivasi anak-anak seusianya, tetapi juga orang tua. Juga bagaimana memberikan gambaran dunia santri itu tidak ketinggalan zaman tetapi juga memiliki akar tradisi dan pondasi agama yang kuat. Sebagai pembaca yang berlatar belakang pesantren, berharap karya ini menjadi titik mula untuk karya-karya besar berikutnya dari kalangan santri. Terlepas dari kekurangan yang ada sebagai penulis sastra pemula, seperti “kecerewetan” cerita yang tidak perlu, sistematika alur cerita dan daya kejut pembaca yang masih lemah, sebagai media eksplorasi gagasan dan alat tutur pesan-pesan moral dunia santri bisa menjadi modal untuk penulisan berikutnya. Selamat kepada penulisnya dan Selamat membaca untuk semua. Peresensi adalah Umnia Labeba, Pegiat Literasi santri dan Pengasuh Ponpes Miftahul Huda Pesawahan, Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah Identitas Buku Judul Goresan Tinta Biru Penulis Dewi Latifah, dkk Penerbit Sip Publishing Cetakan Pertama, April 2020 Tebal 254 halaman
0% found this document useful 0 votes25 views2 pagesDescriptionCerpen Antara Sahabat Dan Cinta Oleh Nadlrotul MagvirohCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes25 views2 pagesCerpen Antara Sahabat Dan CintaDescriptionCerpen Antara Sahabat Dan Cinta Oleh Nadlrotul MagvirohFull descriptionJump to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, Anda tentu tidak asing dengan pelajaran mengarang. Salah satu topik yang bisa dikarang adalah mengenai cerita pendek alias cerpen. Jenis cerpen cukup beragam, salah satunya mengenai persahabatan. Contoh cerpen persahabatan bisa dibuat berdasarkan kondisi persahabatan si penulis ataupun hubungan persahabatan orang sekitar. Meskipun cerpen disusun dalam rangka pendek, namun tidak semua orang dapat menuliskannya dalam format sesuai aturan. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dipahami sebelum menulis cerpen. Pengertian Cerpen Secara pengertian, cerpen adalah salah satu karya sastra berbentuk prosa yang berisi kisah-kisah fiktif. Sesuai namanya, cerita pendek biasanya tidak terlalu panjang, yakni terdiri kurang dari kata. Disebabkan format ceritanya tidak panjang, cerpen umumnya menceritakan tentang satu kejadian saja. Cerpen tentang persahabatan sendiri merupakan salah satu tema yang populer di kalangan para remaja. Ceritanya sering kali mengisahkan mengenai pertemanan antara anak-anak muda saat sekolah. Mengutip buku Mahir Menulis Cerpen, Panduan bagi Pelajar oleh Eko Sugiarto, ada sejumlah ketentuan dalam penulisan cerpen 1. Hanya mengungkapkan satu masalah Memiliki satu ide yang disebut ide Pemusatan perhatian pada satu tokoh Sumber cerita dari kehidupan Umumnya sangat ekonomis dalam penggunaan Menggunakan kata-kata yang sederhana dan biasa dikenali dalam masyarakat. Agar lebih mengenai cerpen, berikut sejumlah contoh cerpen persahabatan yang bisa menjadi inspirasi dalam penulisan yang dikutip dari berbagai sumber 1. Persahabatan Hancur Karena Cinta Contoh cerpen persahabatan pertama, adalah mengenai kehancuran akibat perasaan cinta. Berikut contohnya Salah satu hal yang bisa membuat seseorang lupa akan segalanya yaitu Cinta. Cinta membuat kita rela berkorban apa pun yang kita miliki. Untuk wanita, menurutku lebih baik mencintai daripada dicintai. Jangan berharap seseorang yang belum tentu mencintai kita, tetapi terima orang yang mencintai kita apa adanya. Karena mencintai tanpa dicintai seperti olahraga dengan jangka waktu lama tetapi tidak membuat kurus. Karena itu belajarlah mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Itu sedikit basa-basi dariku. Aku Amel, siswa kelas XI. Dulu aku selalu menolak dan mengabaikan orang-orang yang menyatakan cintanya kepadaku. Namun sekarang justru aku yang selalu diabadikan oleh orang yang aku cintai. Aku suka dengan teman sekelasku, namanya Ferdin, dia merupakan sahabat dekatku sejak lama. Awal diriku suka dengannya berawal saat aku kenalan dengannya dan berteman cukup akrab dan lama-lama dekat, sehingga sekarang diriku jatuh cinta. Oh iya, aku punya teman bernama Afni, dia temanku sejak SMP. Sementara Aku, Afni, dan Ferdin sudah berteman dekat sejak masuk SMA. Suatu waktu aku melihat Afni dan Ferdin bercanda bersama dan mereka terlihat akrab seperti orang pacaran. Jujur, aku pun cemburu melihatnya tetapi aku masih menyembunyikan kecemburuan itu di depan Afni. Namun lama-lama rasa yang terpendam ini ingin dikeluarkan, akhirnya aku memutuskan untuk cerita ke Afni tentang perasaanku ke Ferdin. “Af, aku mau ngomong sesuatu, nih, tapi jangan ngomong ke siapa-siapa ya” “Kamu mau ngomong apa mel?” tanya Afni. “Jujur aku suka dengan Ferdin sejak lama, dan aku cemburu saat kamu dekat sama Ferdin!” Jawabku. “Kamu suka sama Ferdin? Serius mel?” Tanya Afni. “Iya, tapi kamu jangan bilang ke Ferdin ya” Ucapku. “Iya, maaf sebelumnya kalau aku udah bikin kamu cemburu” Jawab Afni. “Oke” Jawabku. Semakin lama aku semakin dekat dengan Ferdin, tetapi aku perhatikan bahwa Ferdin tidak akan pernah jatuh cinta denganku. Walau seperti itu, aku tetap berjuang sepenuh hati. Dan ternyata Afni juga suka dengan Ferdin. Aku mengetahui kalau Afni suka dengan Ferdin ketika aku membaca buku diary Afni. Di sana tertulis curhatan Afni tentang perasaannya ke Ferdin. Aku pun merasa kecewa setelah membaca buku diari tersebut, karena sahabat baikku ternyata suka dengan cowok yang sama denganku. Namun aku berpikir, rasa suka itu berhak untuk siapa pun. Saat di taman sekolah, aku melihat Afni dan Ferdin sedang mengobrol. Mereka terlihat lebih serius daripada biasanya, aku pun penasaran dan menguping percakapan mereka dibalik pohon. “Afni, aku suka sama kamu, kamu mau enggak jadi pacarku?” Tanya Ferdin. Afni kaget sekaligus bingung mendengar pertanyaan itu. Namun pada akhirnya Afni menerima tawaran itu dan mulai menjadi pacar Ferdin tanpa memikirkan perasaanku, sahabatnya sendiri. “Iya aku mau” Jawab Afni. Aku yang mendengarkan jawaban Afni langsung kaget dan keluar dari balik pohon, karena aku tak menyangka sahabatku akan tega melakukan hal itu. “Af, kamu pacaran sama Ferdin? Selamat ya kamu udah bikin aku sakit hati” Afni dan Ferdin kaget karena aku keluar dari balik pohon secara tiba-tiba dan langsung berkata seperti itu. “Maafin aku mel, tapi aku jujur cinta banget sama Ferdin” Jawab Afni. “Yaudahlah”, aku pergi meninggalkan Afni dan Ferdin. Aku pergi dengan perasaan campur aduk tidak karuan dan masih berpikir mengapa sahabatnya sendiri tega melakukan hal itu. Padahal Afni tahu kalau diriku sudah lama mengejar Ferdin. Maka persahabatanku dengan mereka berdua hancur karena cinta. Di sini aku memberi amanat bahwa utamakanlah sahabatmu daripada pacarmu, karena orang yang selalu hadir di saat kamu senang dan susah itu sahabat. 2. Me and My Best Friends Contoh cerpen persahabatan ini dilansir dari buku Kumpulan Cerpen Karya Anak Bangsa oleh Afwan Sutdrajat, berikut salah satu contoh cerpen tentang persahabatan dengan judul Me and My Best Friends. Bagiku sahabat adalah seseorang yang dapat menghiburku, seseorang yang sangat berarti dalam hidupku, karena sahabatlah orang yang selalu ada untukku. Aku memiliki banyak teman, hampir semua orang di kelasku, ingin berteman denganku, sayangnya mereka hanya memanfaatkan kepintaran dan kebaikanku, mereka berteman denganku untuk membantu mereka mengerjakan PR. Tetapi aku cukup beruntung karena masih memiliki 2 orang sahabat yaitu, Serlina dan Jean. Perkenalkan, namaku Gwen Amanda, kelas 6 SD, aku merupakan anak yang cukup pintar, karena sering mendapat juara kelas, oleh karena hal itu, banyak temanku yang ingin bersahabat denganku. "Gwen, aku boleh meminjam bukumu yang ensiklopedia tentang hewan?" tanya Jean, "Tentu," jawabku sambil mengeluarkan buku ensiklopedia yang berat dari dalam tasku. Saat ini adalah waktu istirahat, Jean dan Serlina duduk dan makan bersama aku. "Kukembalikan 5 hari lagi, ya, hari Jumat," kata Jean "Iya, hari apa aja boleh asal jangan rusak, ya," kataku "Iyaa," jawab Jean, "Gwen, kamu mendapat buku itu dari mana?" tanya Serlina "Oh, aku mendapat dari ayahku, sebenarnya buku itu sudah agak lama," jelasku "Ooohh…," seru Serlina. Sudah 1 minggu berlalu sejak Jean meminjam buku milikku. "Gwen, bukunya kukembalikan waktu istirahat, ya," kata Jean, aku hanya mengangguk mengiyakan. "Jean, temani aku ke ruang guru sebentar, ya!" seruku saat istirahat, "Bagaimana dengan Serlina?" tanyanya "Dia lagi mengerjakan tugas yang belum selesai," jelasku, "Oh, ayo!" kata Jean. Kami segera berjalan menuju ruang guru. "Ah…," seru Jean, "Ada apa?" tanyaku dan Serlina, "Bukumu hilang, Gwen!" seru Jean panik, "Kita cari sama-sama, yuk!" ajakku, "Ok," seru Jean dan Serlina. Tiba-tiba datanglah Jessica, "Serlina mungkin ada di dalam tas kamu, atau di dalam tas kamu Gwen," kata Jessica, aku segera mengecek tasku, tidak ada. "Ahh…, bukunya ada di dalam tasku," kata Serlina. "Kamu mengambilnya?" tanya Jean, aku hanya diam terpaku tidak mungkin sahabat yang sangat kupercayai mencuri buku milikku, "Tidak, aku tidak mencurinya, buku ini tiba-tiba ada di dalam tasku," seru Serlina, "Bohong, buktinya sudah cukup bukan, sudah jelas ada buku itu di dalam tas milikmu, tidak mungkin tiba-tiba muncul secara sendirinya," seru Jessica. "Kamu benar mencurinya?" tanyaku masih tidak percaya, Serlina menggeleng, aku sebenarnya berpikir tidak mungkin Serlina sahabatku tega melakukannya. "Gwen, sahabat pun dapat berkhianat, apalagi sahabat terdekat, masa kamu masih tidak percaya, sudah ada bukti nyatanya," seru Jessica. Sejak saat itu, aku dan Jean menjauh dari Serlina, akhirnya ia dijauhi oleh teman-teman yang lain. Suatu hari, ketika aku berjalan melewati ruang ganti putri, aku mendengar Jessica sedang berbicara dengan sahabatnya, Queency. "Sebenarnya, Queen, kalau buku itu yang mencurinya adalah Vera, aku yang memintanya untuk mengambil dan menaruh buku itu di dalam tas Serlina, aku hanya ingin membalas dendam, pada kejadian waktu itu," jelas Jessica. "Jadi, bukan dia?" tanya Queency, "Bukan, tapi janji jangan beritahu siapa-siapa, ya!" pinta Jessica. "Balas dendam, kenapa?" tanya Queency, "Yah, waktu TK, dia pernah melaporkan pada guru kalau aku mendorong temanku," jelas Jessica, "Biarlah dia sekarang merasakannya," lanjut Jessica. BRAK…, kubuka pintu ruang ganti, "Jadi, kamu memfitnah Serlina?" tanyaku pada Jessica "G…Gwenn…," seru Jessica kaget, "Aku tidak akan melaporkannya pada guru, tetapi kau harus, meminta maaf pada Serlina, dan menjelaskannya pada teman-teman yang lain," seruku kesal, "Ba…ba…iklah, tapi kau harus janji kalau tidak akan memberitahu kepada guru!" seru Jessica, "Janji," janjiku. Sejak saat itu, Serlina kembali diterima oleh teman-temanku, semua teman meminta maaf atas kejadian itu, termasuk Jessica, aku dan Jean karena telah menyalahkannya. Setelah kejadian itu, aku, Serlina dan Jean kembali bersahabat, dan ditambah Jessica dan Queency, "Aku ingin memberikan ini," kata Jessica sebagai permintaan maaf, ia memberikan sebuah gelang bertuliskan BFF. Dalam hati aku berjanji tidak akan asal menuduh sembarangan.
Bagi teman-temanyang menyukai cerpen persahabatan cinta SMA, cerpen berjudul “Antara Cinta dan Persahabatan” ini bisa teman baca. Cerpen ini mengisahkan tentang persahabatan yang kemudian hadir rasa cinta didalamnya. Ingin tau kelanjutannya? Ayo simak ceritanya! Cinta merupakan sebuah rasa yang tidak bisa dicegah kehadirannya. Cinta juga bisa merusak sebuah hubungan yang telah dibangun, seperti persahabatan misalnya. Namun, kisah Rhea dan kedua sahabatnya itu tampaknya berbeda. Rhea mempunyai dua orang sahabat yang dekat dengannya sejak masuk SMA, namanya Nissa dan Lio. Seperti persahabatan perempuan dan laki-laki lainnya, Lio juga menyimpan rasa kepada Rhea. Namun, Rhea tidak menanggapinya karena tidak ingin persahabatannya rusak. Selain itu, Rhea juga telah menyukai orang lain, ya Danu yang merupakan siswa baru dikelas mereka. Rhea begitu mengagumi Danu yang telah menolongnya bangun saat ia terjatuh. Sementara itu, Nissa sahabatnya malah menceramahi Rhea, dan mengatakan jika Rhea manja. Karena hal itu, mereka berdua terlibat dalam pertengkaran ringan yang akhirnya dilerai oleh Lio. Ketika Danu berdiri di depan kelas untuk menjelaskan tugas guru yang tadi diberikan kepadanya, Danu tersenyum ke arah bangku Rhea. Rhea yang sejak awal memperhatikan Danu menjadi kegirangan. Namun, ia merasa aneh dengan Nissa, sahabat sekaligus teman sebangkunya yang sama-sama melempar senyum. Segera saja Rhea menyadari jika senyum Danu tadi ditujukan kepada Nissa, bukan kepadanya. Sejak ada Danu, Nissa yang dari dulu suka membawa bekal, sekarang memilih pergi ke kantin bersama Rhea, Lio, dan tentunya Danu. Mereka berempat juga sering terlihat bersama-sama. Saat itu, waktu sepulang sekolah, moodRhea terlihat kurang bagus. Bahkan, Rhea mengabaikan ajakan Lio untuk pulang bersama, padahal Lio telah berusaha keras untuk membujuk Rhea. Melihat hal itu, Nissa pun menghampiri Rhea yang masih berdebat dengan Lio. “Rhe? Kenapa nggak pulang bareng Lio aja? Rumah kalian kan cukup dekat?” Rhea melengos, “Males. Lio suka gombal terus.” Nissa tertawa mendengar gerutuan Rhea. Sementara Lio, malah cengengesan sambil mengacak rambut Rhea. “Apa sih yo!” “Nissa!!” Itu suara Danu yang kini tengah berlari dari ujung koridor sekolah untuk menghampiri Nissa. Nissa pun menoleh dengan pandangan penuh tanya. “Ada apa Dan?” “Ayo pulang bareng Aku.” Sontak saja Nissa mengangguk menyetujui ajakan Danu. Sementara itu, Rhea semakin merasa kesal kenapa Danu bersikap berbeda kepada Nissa. Minggu pagi itu, Nissa mengajak Rhea dan Lio untuk menonton bersama untuk merayakan persahabatan mereka katanya. Awalnya mereka bertiga janjian buat naik mobil. Tapi,tiba-tiba Nissa memberi tahu Rhea jika Danu ikut bersama mereka, dan mereka tidak jadi menggunakan mobil. Dengan terpaksa, Rhea menyetujui pesan Nissa yang mana mengharuskan Rhea untuk dibonceng Lio. Sedangkan Nissa sendiri tentunya bersama Danu. Sepulang dari menonton film, Rhea menjadi kurang bersemangat hingga membuat Lio merasa heran. “Kamu kenapa sih Rhe? Kok kayaknya nggak semangat gitu?” “Aku gapapa kok Yo, cuma kurang enak badan aja.” Lio mengulas senyum cerahnya, “Ya udah, sana gih istirahat.” Ketika Rhea sedang asyik bergelung dalam selimut, tiba-tiba Nissa menelpon Rhea. Nissa memberi tau Rhea, jika Danu tadi meminta Nissa untuk jadi pacarnya. Sontak saja Rhea mematikan panggilan dan menangis tersedu-sedu. Hingga pada malamnya, Nissa datang bersama Lio dan menanyakan perihal Rhea yang tidak bisa dihubungi setelah memutuskan panggilan tadi. “Apa ini gara-gara Aku jadian sama Danu, Rhe?” Rhea hanya diam saja. “Kalau kamu nggak setuju Aku jadian sama Danu, Aku akan putus sama dia Rhe. Aku nggak mau persahabatan kita rusak.” Rhea menggeleng sambil menangis, “Jangan Sa, Aku nggak mau jadi sahabat yang jahat. Aku lebih milih persahabatan kita daripada Danu.” Nissa tersenyum dan memeluk Rhea erat. Sementara itu, Lio menepuk-nepuk kepala Rhea pelan merasa bangga. Sungguh cerpen persahabatan cinta SMA yang sangat mendramalisir ya! Sahabat sejati itu sulit ditemukan, bahkan cinta tidak bisa mematahkan persahabatan yang telah dijalin lama. Ide cerita Originally posted 2019-09-06 125917.
Cerpen Karangan Amalia Nur HanifahKategori Cerpen Cinta, Cerpen Persahabatan Lolos moderasi pada 4 September 2017 Namaku Hanifah umurku 16 tahun, Aku adalah anak kedua dari dua bersaudara kakakku bernama Ray dia berumur 18 tahun dia adalah orang yang tidak pernah sedih dalam hal apapun, dan aku juga memiliki dua sahabat yang sangat sayang padaku mereka bernama Rendy dan Ryas dia selalu ada saat aku membutuhkan dan mereka tak pernah menyembunyikan masalah mereka selalu cerita baik itu masalah keluarga maupun dirinya mereka juga selalu terbuka satu sama lain. Saat aku dan rendy sedang berjalan aku melihat ryas sedang melamun di dekat pohan besar dan kemudian aku menarik tangan rendy untuk menghampiri ryas karena aku takut dia kenapa napa tidak biasanya dia seperti itu makanya aku dan rendy menghampirinya. “kenapa sih han buru-buru banget ada apa han” “lihat deh ryas di melamun, kan gak biasanya ryas seperti itu ren” “iya sih kenapa ya han apa ada sesesuatu yang terjadi padanya” “ya udah samperin aja yuk” “ayo” Kita pun berjalan menuju pohon besar itu untuk bertemu dengan ryas pada saat akan berjalan aku melihat tangan rendy yang mengegam tanganku dan aku pun tak menyadarinya ternyata dia melakukan itu padaku perasaanku pun tak bisa kutebak tapi aku tidak mungkin suka dengannya karena aku takut persahabatanku pecah karena peraasaanku ini dan saat aku sadar dari lamunanku ternyata aku sudah sampai di dekat ryas kemudian rendy memanggilnya. “hai yas” “hai ren” “kamu kenapa yas kok tadi aku lihat kamu melamun” “han aku bigung harus bicara ke kamu dan rendy ada sesuatu yang belum aku ceritain ke kalian han” “kok kamu tidak seperti biasanya yas yang selalu terbuka dengan kita” “maafin aku han, ren tapi aku mau ceritain semua ke kalian han aku hanya butuh waktu untuk cerita” “ya sudah yas gak papa kita gak akan maksa kamu buat cerita kok, kamu cerita kita akan dengarkan yas dan akan membantu menyelesaikan semuanya sebisa kita” “makasih han kamu selalu membuatku bahagia dan selalu ada buatku han” “kita kan sahabat apapun yang terjadi pada kita semua itu akan kita selesaikan bersama semampu kita yas” “makasih han” “sama sama yas” “oh ya han, yas entar malam kalian sibuk gak” “kenapa ren memang” “kalian lupa ya ini hari apa” “emang hari apa” “oh ya ren aku inget ini hari apa, aduh hanifah cantik kenapa kamu lupa han” “emang ini hari apa ren, yas kalian kok gak ngasih tau aku sih” “hanifah yang paling cantik ini hari anniversary kita han” “iya ya astagfirullah aku lupa guys sorry ya” “okeh han gak papa jangan sampai lupa lagi ya” “iya ren makasih udah ngingetin” “okeh han, terus kita entar malam mau ngapain” “gimana kita main kembang api di rumahku sambil bakar jagung habis itu kita dengerin kakakku nyanyi gimana” “itu ide bagus han” “yas menurutmu gimana yas” “iya bener kata rendy itu ide bagus han” “ya udah aku tunggu di rumah ya nanti malam” “oke han” “ya udah han, yas aku pulang dulu soalnya barusan mamaku sms aku suruh jemput mama di kantor soalnya papa ada rapat, maaf ya” “ya ren gak papa hati-hati di jalan ya salam buat tante” “oke han makasih ya sampai bertemu nanti malam ya dah” “iya dah” “han aku mau cerita sama kamu boleh gak” “boleh kok emang kenapa yas” “kamu tau tidak aku pacaran dengan satrio anak SMA sebelah itu han” “hah apa katamu” “iya han maafin aku han” “iya sudah gak papa kalo emang itu buat kamu bahagia yas” “tapi han sebenarnya itu sudah aku jalani 1 bulan ini han dan sekarang dia mengkhianati aku han dengan dia berpacaran dengan temannya aku tau mungkin aku salah baru ngasih tau itu ke kamu sekarang dan sekarang aku bingung harus bagaimana karena pada saat itu dia menyuruhku untuk menjauhi kamu dan aku tidak mau kehilangan kamu han karena kamu selalu ada saat aku butuh bantuan han aku juga sudah bersahabat dengan kamu dari sd han dan aku gak ingin kehilangan orang yang sudah mau bersahabat denganku apa adanya han aku gak mau kita pecah karena masalahku, mungkin aku buta karena cinta han dan bahkan aku juga sempat lupa bahwa aku punya sahabat han tapi aku sekarang aku sadar han cinta itu bukan segalanya han tapi sahabat itu yang segalanya, dan aku memilih untuk tetap bersama kamu bukan bersama orang itu han maafin aku han” “sudahlah yas mungkin itu sebagai pelajaran buat kamu bahwa cinta itu memang bukan segalanya melaikan penghalang bagi kamu untuk memiliki sahabat tapi aku yakin suatu saat nanti kamu akan mendapat kan orang yang lebih baik dari dia lupakanlah segalanya kita buka sebuah lembaran baru dengan menjadi dan mempereratkan persahabatan kita lagi ya yas jangan nagis donk yas aku gak mau kamu menagis karena cowok itu kamu masih punya aku, rendy yang selalu sayang kamu yas dan makasih kamu sudah memilih sahabat walaupun kamu kehilangan cintamu yas” “seharusnya aku han yang bilang makasih han atas semua yang kamu berikan kepadaku aku tidak tau harus bilang apa lagi karena sudah terlalu banyak kamu memberikan kebahagian buatku han jika tidak ada kamu aku jadi apa biarlah aku kehilangan cinta itu han” “ya sudah gak papa aku bantun kamu ikhlas dan aku sudah menganggapmu seperti adekku sendiri yas jadi tidak usahlah kau membalas semua aku ikhlas membantumu” “makasih ya” “iya sama sama” “ya udah pulang yuk kita sudah lama di sini nanti mamamu mencarimu” “aku udah sms mama kalo aku pulang ke rumahmu buat acara nanti malam biar aku bantu kamu ya han” “oh gitu ya udah yuk pulang” “ayo” Akhirnya aku dan ryas pun pulang bersama karena dia mau main di rumahku dan kita juga akan membuat rancangan buat nanti malam agar meriah tapi sederhana itulah tema yang akan kita buat karena allah suka dengan kesederhanan dan kita juga tidak ingin membuat orang yang sedang istirahat terganggu juga dengan acara kita maka aku dan ryas pun membuatnya dengan sesederhana mungkin. Dan tak terasa jam sudah pun sudah menujukan pukul 7 malam dan ini malam yang sudah kutunggu dari tadi tapi kenapa rendy belum datang juga apa mungkin dia lupa ya tapi tidak mungkin dia bukan orang pelupa sepertiku tapi kenapa aku tiba tiba memikirkannya, sudahlah bukan urusanku dia mau datang atau tidak terserah dia lah kan yang datang dia. Dan saat ku sedang menyiapkan semua dengan ryas tiba tiba terdengar bel rumah pun berbunyi dan kemudian saat kubuka pintunya ternyata itu rendy dengan penampilan yang begitu berbeda dan aku pun tak menyadari itu dia sangatlah berbeda. “hallo han” “eh hallo ren” “kenapa kamu melihatku seperti itu ada yang salah ya dengan pakaianku ya han” “hemm tidak kok ren kamu berbeda saja hari ini” “han itu siapa” “rendy yas” “oh gitu han” “ya sudah suruh masuk sekarang habis itu kita mulai acaranya han” “iya, Ya sudah ren ayo masuk ren” “oh ya yuk” “hallo ren” “hallo yas” “gimana sudah nyiapin kata kata” “yas tapi aku takut kalo dia gak suka aku gimana” “tapi aku yakin kok pasti hanifah suka kamu” “masa beneran” “iya” “ya udah yuk” “yuk” “han ayo han” “iya iya” “nah kan hanifah sudah datang tuh kita mulai aja yuk” “yuk” “di hari kebahagian kita aku berharap kita akan selamanya bersahabat walaupun badai menghadang” “iya han ya udah nyalain kembang apinya iya” “ya satu, dua, tiga” “dor, dor, dor” “wow indah sekali ya han” “iya yas” “oh ya han sebenarnya aku suka kamu han” “apa sih rendy” “hanifah” “iya yas” “rendy tuh bener suka sama kamu han” “iya han” “tapi aku minta maaf yas, ren aku juga suka kamu ren tapi aku gak mau pacaran aku takut kalo kita putus malah menjadi hal buruk buat kita semua aku mau aku dan kamu bersahabatan saja dan jika kamu memang jodohku pasti kita bisa bersatu kok” “iya han tidak papa aku juga ngertiin perasaan kamu kok han” “ya sudah kalo gitu kita happy happy saja ya” “oke han” “ya” Akhirnya aku bisa merasakan kebahagian yang sangat mendalam walaupun mungkin sakit bagiku dan rendy tapi ini semua terbaik bagi aku dan rendy dan semuanya karena persahabatan itu melebihi segalanya tidak ada yang bisa membuat kita bahagia selain sahabat sejati dan sekarang aku mengerti apa itu cinta dan apa itu sahabat aku dan dua sahabatku akan membuka sebuah lembaran baru yang di dalamnya terdapat sebuah cintaku dan rendy, cintai itu akan kubuat untuk ryas dan kubukus dalam sebuah cinta persahabatan. Sahabat itu selamanya guys cinta itu sementara jangan pernah sia siakan sahabat kalian guys karena orang yang bakal selalu ada disaat kamu senang dan susah itu sahabat bukan cinta, dan karena cinta pula persahabatan yang sudah lama dijalin biasa hancur seketika mungkin, padahal cinta itu bukan apa apa dibanding dengan sahabat yang segalanya. Cerpen Karangan Amalia Nur Hanifah Facebook Amalia Hanifah Cerpen Antara Sahabat dan Cinta merupakan cerita pendek karangan Amalia Nur Hanifah, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Siswa Baru di SMA Oleh Dola Triyana Di suatu pagi yang cerah, burung-burung berkicau riang menyambut datangnya sang surya, ayam jago tak mau kalah berkokok dengan nyaring menyambut datangnya pagi dan membangunkan orang-orang yang masih tidur Aku, Kamu dan Dia Oleh Tria Nur Ramadhani Aku dan kamu adalah sahabat sejak kita kecil. Kita sangat dekat dan selalu menghabiskan waktu bersama. Hingga kita beranjak remaja, kita mulai menyadari bahwa ada perasaan lebih dari sekedar Menunggu Kamu Oleh Diyah Ika Sari Pantai sekarang menjadi surga bagi Tania. Tempat melepaskan semua suka, duka, juga kegalauannya. Galau karena cinta. Ya, lagi-lagi karena cinta. Cinta yang tak terduga. Pada orang yang tak terduga Jangan Pisahkan Kami Oleh Tia Niez Pagi yang cerah. “Pie.. Bangun ayo sudah siang, Delsa sudah di depan!” teriak mama sambil menarik selimut yang ku pakai. “hmm…” Tarik selimut lagi. “Pie, jangan tunggu Mamah marah Bertempur Part 2 Oleh Fara Yulindra Saan Pagi hari telah menjelang, sepeda yang tadi kukayuh telah terparkir, dengan segera kulangkahkan kaki menuju kelas. Duh apa yang terjadi? Gak biasanya ada perasaan deg-degan gini pas berangkat sekolah… “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
cerpen antara sahabat dan cinta