Kegiatanpenyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan Jamban Sehat dilaksanakan di Posyandu Pika Wilayah kerja UPT Puskesmas Binaus oleh Hetty M.F.Tumeluk, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri. Rabu, 20/7/2022. Memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk
Subtema2 Hidup Bersih dan Sehat di Sekolah Pembelajaran 6 SEKOLAHKU BERSIH SEKOLAHKU SEHAT . TUJUAN PEMBELAJARAN YANG AKAN DICAPAI 1. Menentukan isi bacaan 2. Menentukan cara menjaga Untuk menciptakan lingkungan sekolah bersih dan sehat, kita harus melakukannya secara bersama-sama. Kebersamaan dapat dilakukan di lingkungan sekolah. 1
Yangdimaksud dengan teks eksplanasi Fenomena yang dijelaskan dalam teks eksplanasi, misalnya fenomena alam, sosial, budaya, dll. Sesuai dengan asal kata, deskripsi yang diberikan dalam teks eksplanasi adalah deskripsi yang memberikan penjelasan atau deskripsi tentang sesuatu yang disertai dengan ini juga merupakan fungsi sekaligus ciri utama
Paraguru seringkali memberikan nasehat tentang kebersihan pada saat upacara. Cerpen sekolahku merupakan cerita pendek karangan selvi rizkian, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. Sekolahku sekolah negeri terfavori di pringsewu, lampung. Source: punyacerita28.blogspot.com. Cerpen
Padahari Rabu(20/07/2022), KKN Tematik UPI melalui kelompok KKN ke-103 mulai menggelar Sosialisasi Air Bersih ke beberapa sekolah dikecamatan Bojongsoang salah satunya yaitu, SDN Griya Bandung Indah yang berlokasi di Desa Buahbatu sebagai bagian dari rangkaian program kerja bertemakan "Desa Layak Air Bersih & Sanitasi".
Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. Andi, Antok, dan Eko adalah tiga orang siswa SD Negeri Pamulang 4 yang telah berteman sejak mereka TK. Ketiga siswa tersebut sangat gemar membersihkan lingkungan sekolah. Tidak heran bila bapak / ibu guru menjadikan mereka sebagai tauladan bagi siswa yang lain. Suatu hari di bulan September, mereka sedang bermain - main di sungai selepas pulang sekolah. Mereka memang gemar mencari ikan untuk kemudian digoreng dan dijadikan lauk makan siang. Ukuran sungai yang tidak begitu besar membuat mereka mudah berjalan dari ujung ke ujung bagian sungai. Mereka menjumpai banyak sekali sampah di pinggir sungai. Mulai dari plastik, botol - botol, dll. Setelah kelelahan dan beristirahat di pinggir sungai, Andi pun berkata kepada Antok dan Eko tentang sampah yang banyak mereka jumpai di pinggir sungai. Mereka pun sepakat bahwa sampah yang menumpuk di sungai bisa mengakibatkan banjir saat musim hujan nanti. Suatu pagi pada saat jam istirahat di sekolah, Andi, Antok, dan Eko pergi ke kantor guru. Mereka menemui Bapak Ahmad, Wali Kelas mereka. Antok menceritakan tentang banyaknya sampah yang ada di sungai, cerita Antok pun ditimpali dan dilengkapi oleh Andi dan Eko. Mereka memberikan usul kepada Wali Kelas mereka untuk mengadakan acara bersih sungai pada saat acara bersih - bersih sekolah yang rutin dilakukan setiap hari Jum'at minggu ke-2 setiap bulannya. Usulan mereka pun ditanggapi dengan positif oleh Wali Kelas. Akhirnya tibalah hari dimana acara bersih - bersih sungai itu dilaksanakan. Pada pagi hari, Kepala Sekolah memberikan arahan kepada semua siswa tentang pentingnya sebuah sungai yang bersih. Kepala Sekolah juga meminta kepada semua siswa untuk membersihkan sungai dengan sungguh - sungguh dan tak lupa Kepala Sekolah menyampaikan hal - hal yang tidak boleh dilakukan selama acara bersih - bersih sungai berlangsung. Selesai acara pengarahan, dengan berbondong - bondong dan didampingi oleh Wali Kelas, para siswa menuju ke sungai yang lokasinya tidak jauh dari sekolahan. Sesampainya di tepi sungai, Wali Kelas membagi siswa kedalam beberapa kelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 5 orang dan ada 1 orang siswa yang menjadi ketua serta koordinator kelompok. Acara bersih - bersih sungai berlangsung selama 2 jam. Setelah acara bersih - bersih sungai selesai, tampak beberapa gundukan sampah yang berhasil dikumpulkan oleh para siswa. Sampah - sampah tersebut kemudian diangkut oleh truk milik Dinas Pekerjaan Umum yang memang sengaja didatangkan untuk mengangkut sampah sungai. Sungai pun kini tampak sangat bersih. Wali Kelas menjelaskan tentang arti pentingnya kebersihan sungai agar masyarakat di sekitar terbebas dari banjir saat musim hujan datang. Oleh karena itu, kita harus selalu emnjaga kebersihan lingkungan sekitar kita termasuk kebersihan sungai agar terhindar dari bahaya banjir
Cerpen Karangan Putri Mariamulia UtamiKategori Cerpen Remaja Lolos moderasi pada 22 August 2017 Pukul aku bangun pagi. Aku merapikan tempat tidurku. Lalu, aku ke kamar mandi untuk cuci muka sekaligus berwudhu. Aku menjalankan sholat subuh. Aku menyiapkan seragam sekolah. Lalu, mandi. Sebelum mandi aku tidak lupa gosok gigi. Aku memakai seragamku. Aku telah siap sekolah, tinggal menunggu adikku dan ayahku. Aku menunggu di teras sambil membaca buku sekilas. Ayahku tiba di depan rumah. “Sudah sarapan belum?” tanya ayahku saat dia menghampiriku. “Sudah,” jawabku setengah menipu. maksudku sudah kenyang’. Ayahku masuk ke rumah. Beberapa menit kemudian, adikku keluar pintu yang sebelumnya ada ayahku di depannya. “Ayo kak, kita berangkat!” ajak adikku. Aku memasukkan bukuku ke dalam tas dan mengikuti langkah adikku. Aku dan adikku berangkat dengan ayah pakai motor. Ayahku menurunkan adikku dulu di SMP 1. Lalu, menurunkan aku di sekolahku, SMA 1. Ayahku pergi meninggalkan sekolahku sedangkan aku menuju ke kelasku, XII IS 5. Aku duduk di tempat yang kosong. Siapa cepat, dia dapat’. Itulah yang terjadi di kelasku. Siapa yang cepat tiba di kelas maka dia akan mendapatkan tempat duduk yang dia mau. Tet tet tet!!! suara bel pelajaran dimulai. Siswa-siswi berhamburan ke luar kelas menuju lapangan dengan membawa topi. Hari ini hari senin, jadi kami anggota SMA 1 melaksanakan upacara. Selesai upacara, kami kembali ke kelas. Di dalam kelas, berbagai macam yang dilakukan di kelas maupun di luar kelas. “Ke kantin yuk, Put!” ajak salah satu temanku. “Tidak, maaf ya,” jawabku singkat. Aku minum air yang kubawa dengan botolku. Pelajaran pertama dimulai. Tet tet tet!!! bel istirahat berbunyi. Bu guru menutup pelajaran, “Sekian dari saya. Bila ada salah, saya minta maaf. Assalamu’alaikum.” “Walaikumsalam jawab kami serentak. Siswa-siswi berhamburan istirahat. Aku membuka bekalku yang kubawa dari rumah dan memakannya. Tet tet tet!!! bel istirahat kedua dibunyikan. Di antara kami yang muslim pergi ke masjid sekolah untuk menjalankan sholat dhuhur. Sedangkan aku dan ketiga temanku menunggu giliran kedua. Setelah selesai sholat dhuhur, aku dan teman-temanku mulai pelajaran lagi hingga tidak terasa bel pulang sekolah berbunyi. Kami sesama kalas XII tidak langsung pulang karena akan ada les setengah jam lagi. Setengah jam ini aku habiskan bersama teman-temanku. “Putri, ke kantin yuk!” ajak temanku. “Ayo,” balasku. Aku dan kedua temanku pergi ke kantin. Aku membeli 2 minuman manis soalnya dari semalam tenggorokanku sakit dan ingin yang manis-manis. Jam pelajaran les pertama dimulai. Ditengah-tengah les… “Hujan, Put. Montorku kehujanan,” kata teman sebelahku. “Iya, sudah hujan,” jawabku. Les hari ini selesai. Aku menggendong tasku di punggungku. “Nanti saja pulangnya, Put.” saran temanku. “Nanti kalau ditunggu,” jawabku dengan pelan yang mungkin tidak bisa didengar oleh temanku itu. Di depan sekolah, aku mencari batang hidung ibuku. Aku menemukan dia meneduh di teras sekolah. ibuku memakai jas lebar. “Nanti saja pulangnya, setelah terang,” kataku. “Sekarang saja,” kata ibuku. “Lewat sana atau sini?” tanya ibuku sambil menunjuk ke arah kanan dan kiri. “Lewat sana saja,” jawabku ke arah kanan. “Lewat sini saja, sana banjir,” saran ibuku. “Ya sudah,” kataku mengiyakan. Di sepanjang jalan, aku kepercikan air hujan hingga sepatu dan seragamku basah. Sampai di rumah, aku langsung ganti baju dan menjemur seragam di dalm rumah. Di luar masih saja hujan turun. Malam harinya, aku menjadi pilek. esok harinya, aku tidak berangkat sekolah. Aku juga tidak membuat surat izin atau meminta teman untuk membuatkanku surat izin tidak masuk sekolah. Aku tidak berangkat sekolah selama 3 hari tanpa surat izin. entah kenapa, aku tidak mempedulikan itu. Mungkin aku yang tidak mau saja kali. Sebenarnya, hari terakhir tidak berangkat sekolah mau sekolah. Tapi, tidak jadi. Hari itu juga, ayahku memarahiku kalau sakitku ini gara-gara diriku sendiri “Makanya kalau ayahmu ini bicara diidengarkan. Sebelum tidur makan dulu, kalau mau berangkat sekolah sarapan dulu. Di sekolah ya jajanlah. Sekolah terlambat tidak apa-apa. Yang penting dolan dengan teman-teman. bla bla bla…” itulah yang dikatakan olehnya. Sekitar jam setengah delapan, ibuku mendapat SMS dari temanku. Temanku itu bertanya tentang keadaanku. Teman sekelasku ingin menjengukku. Tapi aku bilang ke ibuku tidak usah’ maka ibuku SMS dengan temanku untuk tidak menjengukku. Cerpen Karangan Putri Mariamulia Utami Facebook Putri Maria Utami namaku Putri maria mulia utami. usiaku 17 tahun. aku tinggal di desa blagung, simo, boyolali, jawa tengah, indonesia. Aku sekolah di SMA Negeri 1 simo kelas XII IPS 5, SMP N 2 simo, SD N blagung, Tk PGRI blagung. Ibuku namanya mariyam. Aku lahir di boyolali tanggal 7-8-1999. Agamaku islam. aku punya kakak 1 lk dan 4 adik2ku. Cita2ku sekarang ingin jadi presenter. Cerpen Kesehatan Yang Tak Terjaga merupakan cerita pendek karangan Putri Mariamulia Utami, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Pole In Love Tiang Cinta Oleh Diyo Sukma Matahari mulai meninggi dengan sendirinya, Udara yang tadi hangat kini mulai perlahan panas, semerbak wewangian yang tak asing di hidungku terus menyengat. Ya, wewangian ini memang parfum alami dari Rindu yang Terobati Oleh Aci Adi Iansah Aku duduk di kursi depan rumah sambil menikmati secangkir teh hangat dengan pikiran yang kacau balau karena mendapat kabar bahwa dia sudah jadian dengan idamannya. Abdul temanku yang juga Perjalanan Pulang Oleh Saka Triandiko Bowo Hari ini, saya baru saja pulang sekolah. Rutinitas di sekolahku yang sangat padat yang membuatku harus pulang pada pukul kira-kira 1300 WIB. Kali ini, aku berjalan kaki ke rumah Hanya Sahabat Oleh Lina Maftukhah Seperti biasanya aku selalu bersemangat untuk pergi ke sekolah, kalian tahu apa alasanya?, yup itu karena aku tidak sabar untuk bertemu dengannya. Kali ini aku berangkat lebih awal dari Aku Memang Tak Sempurna Oleh Naymii Banyak orang menganggap diriku sebelah mata. Seakan mereka tak pernah mempedulikan betapa sakitnya hatiku. Hinaan. Cacian. Ejekkan pedas. Itulah yang mereka lakukan kepadaku. Apa salahku?, batinku menjerit keras. Nayanty “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
cerpen tentang sekolahku bersih dan sehat