Ceritadalam Bahasa Lampung. tumbai wat labi labi ghik ghua bughung bangau teghu di pinggeh danau. tiyan ngrghupako ghik sai akrab. tiyan lalang begughau ungpal ghani. butahun tahun liwat dilom keadaan damai ghik bahagia. sekali musim panas wai ghik danau keghing. mak ngedok labung. binatang binatang lamon danau kemahian, tiyan menderita nihan
12cerita rakyat dalam bahasa inggris dan terjemahannya bawang merah and bawang putih in the ancient time, lived a little family. Instead of being angry, purbasari smiled. Contoh dialog menggunakan bahasa lampung beserta artinya. Cerita rakyat bahasa inggris dari bali. Along time ago in borneo, on a hill away from the village, there lived a
Buatlahstruktu cerita fabel pada cerita singa dan tikus singkat. Contoh perkenalan diri dalam bahasa inggris. Pada Kesempatan Ini Saya Akan Memberikan Kalian Materi Tentang Introduction Text. I live in kotagajah with my parent but now i stay in my boarding house in bandar lampung to continue my study. Fungsi dari biodata adalah untuk.
Artinya Pandai-pandailah membawa diri, bersikaplah sesuai dengan adat-istiadat setempat. Warahan adalah suatu cerita yang pada dasarnya disampaikan secara lisan; bisa berbentuk epos, sage, fabel, legenda, Rumpun bahasa Lampung adalah sekelompok bahasa yang dipertuturkan oleh Ulun Lampung di Provinsi Lampung, selatan palembang dan
BahasaLampung Pubian sepertinya itu yang beda dengan bahasa Indonesia, lainnya seperti bagian dari tangan jari jari, jempol, telnjuk, jari tengah, jari manis, kelingking disebut sama dengan bahasa Indonesia, juga anggota tubuh lainnya umumnya dilur yang sudah disebutkan diatas orang Lampung menyebutnya sama dengan bahasa Indonesia.
Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. KisahWeb - Contoh kalimat bahasa Lampung beserta artinya bisa menjadi panduan untuk belajar berbasa Lampung. Dengan menghapal kata-kata atau kalimat keseharian yang sering diucapkan, anda bisa dengan cepat mempelajari bahasa umum, bahasa Lampung terbagi menjadi dua dialek yakni A Api dan O Nyow. Dialek api digunakan untuk masyarakat suku Lampung di Pesisir, sedangkan dialek O digunakan untuk masyarakat Lampung masih lestari hingga kini, di desa hinga kota masih banyak yang menggunakan bahasa Lampung. Bahkan di beberapa kesempatan, bahasa Lampung digunakan dalam acara resmi. Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat bahasa Lampung yang diucapkan sehari-hari;Perkenalkan nama saya Indra, Siapa nama kamu ? Perkenalkon gelakh ku indra, sapa gelakh mu?Aku sangat cinta kepada provinsi Lampung Nyak demon baccong lawan provinsi LappungAku rindu kamu Nyak tikham nikuAku sayang kamu Nyak kahut nikuTerimakasih atas bantuannya Tekhimakasih atas tulungniApa kabarmu hari ini ? Api kabakhmu khani jo?Kamu lagi ngapain Niku api guaiKamu sudah makan belum Niku khadu mengan makungKamu lagi sama siapa Niku lagi lawan sapaKamu sudah punya pacar belum Niku khadu wat khasan makungKamu sudah menikah apa belum Niku khadu ngehajjong api makungAku ingin pergi ke pasar Nyak haga lapah mit pasakhAku sudah mengantuk Nyak khadu kedogokAku sudah makan Nyak khadu menganKemarin sepertinya aku melihat kamu Nambi injukni nyak ngeliak nikuBolehkan aku main kerumahmu Mingankan nyak midokh mit lambanmuAku mencintaimu Nyak demon nikuBolehkah aku berkenalan ke orang tuamu ? Mingan kodo nyak kenalan lawan ulun tuha mu?Aku lapar banget Nyak betoh baccongAku pergi ke sekolah Nyak lapah mit sekulaAku sedang kuliah Nyak lagi kuliahAku sedang belajar Nyak lagi belajakhApakah kamu sudah sholat ? Api ki niku khadu sembahyangApa makanan kesukaanmu ? Api kanik an kedemonanmuApa minuman favoritmu Api inuman kedemonanmuSiapa teman dekatmu ? Sapa ghik khedikmu?Belajarlah sungguh-sungguh supaya kamu jadi orang yang sukses Belajakhlah temon-temon kenyin niku jadi jamma si suksesJangan suka berbohong, nanti kamu tidak dipercaya lagi Dang demon bebuhung, kanah niku mawat di pekhcaya lagiAku suka makan ikan dan durian Nyak demon nganik iwa khik dekhuyanYuk nanti sore kita makan bareng Pah kanah debbi kham nganik bakhongAyahku seorang petani, tapi aku bangga dengan ayahku Bakku petani, kidang nyak bangga lawan bakkuCita-citaku ingin menjadi polisi, karena aku ingin menumpas kejahatan Kehagaku tekhok jadi polisi, ulih nyak haga ngenumpas kejahatanJangan lupa sarapan ya Dang lupa sarapan yuAku cuma sayang kamu kok Nyak ikah kahut nikuAku memiliki hobi memancing dan membaca buku Nyak ngedok hobi ngawil khik ngebaca bukuAku tidak bisa berenang, padahal rumahku dekat dengan laut Nyak mawat mingan langui, padalah lambanku khedik lawan lawokKalau hari minggu, aku suka jalan-jalan bersama ayah dan ibu Ki khani minggu, nyak demon midokh jama bak khik emakPercayalah padaku, aku ini tidak berbohong Pekhcaya lawan nyak, nyak jo mawat bebuhunganJanganlah kamu mencuri Dang niku malingAku hanyalah anak perantau, semoga nanti aku jadi pemuda yang sukses Nyak ikah sanak perantau, kekalau kanah nyak jadi mekhanai si suksesSobat, itulah kumpulan Contoh kalimat bahasa Lampung beserta artinya yang sering digunakan dalam kesharian. Semoga bisa menjadi referensi anda yang ingin belajar bahasa Lampung. Silahkan tanyakan kalimat yang ingin anda terjemahkan di kolom komentar ya.
Daftar Isi Kosakata Bahasa Lampung dan Artinya A B C D G H I J K L M N Contoh Kalimat Bahasa Lampung yang Menggunakan Dialek A dan Dialek O Contoh Kalimat Dialek A Contoh Kalimat Dialek O Contoh Kalimat Bahasa Lampung yang Digunakan Sehari-hari - Bahasa Lampung merupakan salah satu bahasa daerah yang banyak dipakai oleh kalangan suku Lampung beserta rumpunnya di selatan Pulau Sumatra, Indonesia. Bahasa Lampung termasuk ke dalam rumpun bahasa Austronesia bahasa kepulauan selatan.Bahasa Lampung terdiri dari 2 jenis dialek, yaitu dialek A dan dialek Nyo. Lantas, seperti apa kosakata bahasa Lampung dan artinya? Berikut penjelasannya lengkap dengan contoh kalimat dialek A dan dialek ini 400 kosakata bahasa Lampung beserta artinya. AAbang panggilan untuk saudara laki-laki yang lebih tua dari kitaAbik kain panjangAcak mengapaAcung tendangAdoq julukan, aliasAgas nyamukAjang perlengkapan makanAjo iniAjoman pujaan, idamanAkuk ambilAkkuk-akkuk sejenis lebah/serangga rumahAkhi tiangAlam wawwah jagad rayaAlim orang baik, orang berilmuAmbin singkir, tersingkirAmbuk cabutAnak nakan/nakan keponakanAnak mattu/mattu menantuAnak mayaw jari manisAnom/manom/manam senjaApay/sulan tikarAppay baru, Appay sappay baru sampaiApi apaApung pelampung jaringApuy apiAppun ampunAsa memberi kepercayaanAsa-asa melakukan sesuatu di luar tujuan semulaAsah mengasahAsahan batu asahanAsing sembarangAsingasing sembaranganAsom buah, pohon asamAsuq sebutan untuk tempat yang susah dijangkauAtakh kawasanAtukh/atokh aturAtung kayu/bambu tempat meletakkan lantai bangunan panggungAttak antarAwang masa, zamanAwi/kawokh bambuAyuk kata sifat yang berarti kebiasaanAyun ayunanBBaban bawaanBabah bincang, obrolanBabang asuhBabbay perempuanBabitting ikat pinggangBabukha bumbu dapurBabuy babiBaccong/Nihan sangat, lebihBadan tubuhBadik senjata tajam dari jenis pisauBagokh mati rasaBagellog telanjangBaha sisir pisangBahikhang kumbang batang kelapaBajaw bajak lautBak ayahBakas priaBakkay jasadBakkang kosong melompongBakhak/Banjekh banjirBakhallay bangleBakhu waruBakhuga ayam hutanBalajakh belajarBalaq besarBalay lumbung padiBalekh aqil balighBalik terbalikBaliq kembaliBaling di balikBaluk/kiduk sembap mataBalun kain kafan orang matiBambang kata dasar dari kabur dibawa atau membawaBani beraniBangik senangBanjakh berdampingan/bersebelahanBasa tutur, bahasaBasuh cuci, membersihkan sesuatu dengan airBatang pokok/batang pohonBatang galah anak ke duaBatangakhi sungaiBattah perang mulutBattal bantalBatuy ratap, menangisi orang matiBayu basiBayuk bakul tempat nasiBawak kulitBawak kicak kulit ariBebbekh bibirBejji jengkelBekhkhak lebar, luasBekhkhay gerimisBelasa buah nangka, batang nangkaBekkas melesat anak panah/peluruBelanga panciBella habisBettik baik, bagusBettoh laparBettong kenyangBettus meletusBiduk cobek, tempat menggiling bumbu dapur/sambalBihom pipiBimbing mengenang orang yang jauhBinasa aniaya, mendapat celaka/kecelakaanBittokh betisBiyas berasBudak babuBudakh bangkaiBudik bohongBugaggan bergegasBuha buayaBuhingga bersiap-siapBuhung dusta, omong kosongBukkang kembung perutBukha ramuan, racikan peletBukhak jelek rupaBulakh rabunBulamban berumah tanggaBulup balutBulung daunButtak pendekBuwak kueBuwok rambutBuway garis keturunanBuya capekBuyung bayi laki-laki yang belum punya namaCCabi cabaiCaccah kera putih/simpaiCaccan/cating/pegung pegangCaccap cacahCacikhik jangkrikCadang rusakCakak naikCalaq gagah priaCalupaq dudukan lampu minyakCambay sirihCattik comoCawa bicaraCawa khuta bicara jorokCawa cutik komentar singkatCikak bacokCikan hampir, nyarisCikhik ceretCikhik galing masyarakat bawahCobol colokConggok angguk, menganggukCubik cangkirCukik usilCukud kakiCukud calung pergi bermainCukhaq sotong sejenis cumi-cumiCumik cumi-cumiCumbung mangkukCungak menengadah, melihat keatasCuping telingaDDabingi malamDacok/dapok bisaDahago hausDahsat seruDaip lemahDairah daerahDalih sambilDakhuyyan durianDalom pangkatDang janganDapek dapatDapukh/dapokh dapurDasei dasiDattar daftarDatuk panggilan kepada kakekDawah siangDawak bersihDemmon suka, menyukai, cintaDibbi soreDebeu debuDedak basahDengei dengarDerhako durhakaDigok geleng, menggelengDilan terasiDipa manaDisak desaDoh hilirDunio duniaDuo doaDuppit dompetDuppul dempulGGabuk lapukGabul sembaranganGabur rebutGabus seka/lapGadik adukGaduh ributGagelling pangkal pahaGalah leherGalang ganjalGaling keritingGalud berisikGambangkuatirGambekh gambirGanding genitGandit pinggangGando gandaGanung gunungGarap kerjakanGaruh kacauGassar tekanGatak beraniGattung gantungGayo kekuatanGaghak kepitingGebuk pukulGecceh ramaiGedui lambanGeddang pepayaGegai rapiGegem genggamGeges tandasGellakh namaGellekh/gekhil sisi, sampingGellok toplesGellong cacingGelluk segera, buruan, cepatGemmul beruangGigi gusiGiguk lutungGindang gendangGitoh getahGudu botolGundang ekorGuway berbuat, perbuatanHHaba luapan kekecewaan karena ditinggal pergiHaban penyakitHabangterbangHabar kabarHabbes tergesa-gesaHabu rehat, istirahatHabul samarHaccur hancurHaggep bentakHaccing pesingHaccukh/haccokh hancurHaguk arahHaiyek batukHaiyen heningHakkik lentikHalek serasiHanggas nafasHanneng pusingHappuh lelahHakal akal,nalar,kecerdasan,berpikir dewasaHakha buah, batang araHakham haramHakhuk yatimHakhus deras air, gelombangHaku kataku, maksudkuHalu temu, menemukanHalupan lipan, kelabangHamu katamu, maksudmuHambokh terbangHamblyang ikan senangiHanaw enauHandap/handop hangatHani tiyan kata merekaHanipi mimpiHanja gertakHanjak gembiraHantipa labi-labiHantimun timun suriHapa hampa, kosong tanpa isiHapus bambu apusHappokh sarapanHasok asapHasud fitnahHattak batas, perbatasanHattu hantuHattuk benturHaying gelisahHayu pagiHayum bayamHejjak hardikHellaw baik,bagusHenni pasirHihuk kabutHingokh gaduhHinjang sarungHinjik menjejak/menekan dengan kerasHippun berkumpul untuk membahas sesuatuHisok serap benda cairHisop hisapHiting peluh, keringatHolokh/hokhol ulatHotok otakHotong batu dudukan tiang rumahHukhang udangHulu kepalaHumbak ombakHuwi rotanIIcak-icak berpura-puraIccut pincang kakiIkat-ikat ikat kepala prialkokikat, Ngikok mengikatlkhung hidungImbun embunIna induk, ibuIndik ikan lele putihInduh entahIngok/ngingok ingatInggok/enggok jawaban ketika tidak mauIngu ingusInjing jinjitIpon gigiIpos kecoakIpus seka, menyekaIya diaIyoh urine/air kencingIyos segarIyu yaIwa ikanIwa lawok ikan lautIwakangkatJJahikjaheJajjakh jajar, berjajarJak/anjak dariJakakh jangkarJakhi jariJakhu orang yang mempelopori, memimpinJakhu jana biang kerokJalang liarJama dengan, bersamaJamma orangJambat jembatanJan tanggaJangguk jenggotKKaban kelompokKabilah rombonganKacak menangKaccing kancingKacip pisau penjepitKacir tinggalKaco kacaKacung bujang suruhanKadangkalo kadang-kadangKadar sekedarKekeu kerasKalai rantaiKalam kunyahKalang longgarKalat laukKalik kentalKaling kalengKaluk pincangKanen makananKebas hilang, terbang, habisKebus kipasLLabah borosLaban lawanLabes kencangLabei campurLaben GandaLalak pedasLalang perantaraLalas tidak tertibLelawah laba-labaLelek rendamLemeh lemahLemes lemasLemet rajinLilang lelangLulun turunLuppat terlambatMMaccung mancungMahandek demamMakenah mukenaMakkuk mangkukManem gelapManih anehMaso masa/waktuMato-mato mata-mataMattep mantapMayo semangatMayopado dunia mayaMaghing sakitMemugo semogaNNayah banyakNap sisikNegaro negaraNerako nerakaNgasei sombongNgerei ngeri, takutNihan sungguhNikeu kamuPaal tubuhPaccar pancarPaccut runcingPacek tancapPacul cangkulPadah akibatPadang lapanganContoh Kalimat Bahasa Lampung yang Menggunakan Dialek A dan Dialek ODilansir dari Kamus Lampung-Indonesia karya Junaiyah dkk., dialek A atau disebut juga dengan dialek Api terdiri atas dialek Pesisir, Pubian, Way Kanan, Sungkai, dan Komering. Sementara dialek O terdiri atas dialek Abung, Seputih, dan ini beberapa contoh kalimat bahasa Lampung yang menggunakan dialek A dan dialek Kalimat Dialek AApi kabar A apa kabar?Nyak cinta jama niku A aku cinta kamuNyak demon jama nikeu A aku suka kamuNyak haga mit sekulah A aku mau ke sekolahApi si dapok ku bantu/tulung? A apa yang bisa saya bantu?Sapa gelakhmu? A siapa namamu?Contoh Kalimat Dialek ONyow Kabar? O apa kabar?Nyak cinta jamo nikeu O aku cinta kamuNyak iling jami nikeu O aku suka kamuNikeu ghadeu mengan? O kamu sudah makan?Nyak/ikam ago pedem pay O saya mau tidur duluContoh Kalimat Bahasa Lampung yang Digunakan Sehari-hariNyak cinta nikeu/niku aku cinta sama kamuApi kabakh puakhi? apa kabar saudaraApi kabakh? apa kabar?Haga guk pa nikhu jemoh? mau kemana kamu besok?Ulah Api? ada apa?Niku api guai? kamu sedang apa?Dapok dacok kodo nyak ngulih-ulih? boleh saya bertanya?Api niku pandai cawa Lampung? apa kamu mengerti bahasa Lampung?Nyak lagi belajakh aku sedang belajarMingan kodo nyak kenalan lawan ulun tuha mu? bolehkah aku berkenalan ke orang tuamu?Niku khadu wat khasan makung? kamu sudah punya pacar belum?Dacok kodo nyak nulung niku? bolehkah saya menolongmu?Api inuman kedemonanmu? apa minuman favoritmu?Niku kelas pigha? kamu kelas berapa?Nikeu pedom jam pigha? kamu tidur jam berapa?Nah, itulah tadi 400 kosakata bahasa Lampung disertai arti dan contoh kalimatnya. Semoga informasi ini bermanfaat. Simak Video "Tepuk Tangan Gubernur Lampung saat Jokowi Akan Ambil Alih Perbaikan Jalan" [GambasVideo 20detik] inf/inf
Dongeng Dalam Bahasa Lampung Dialek O. Bagi masyarakat abung siwo migo, mego pak tulang bawang dan sekappung limo migo mereka menggunakan dialek o, sedangkan yang lainnya menggunakan dialek a. Di lampung, dengan mudah dapat dilihat masyarakat yang menggunakan kedua dialek Lucu Bahasa Lampung Dialek A Soal pas tematik bahasa lampung kelas 7 revisi 2018 ini from memiliki tema, sebagai dasar dalam kisah cerita dan bahasan pokok yang ada didalamnya. Itulah contoh 14 pribahasa bahasa lampung dialek o, semoga bisa bermanfaat jangan lupa untuk di share agar pribahasa lampung, pesan yang di sampaikan tetap di gunakan dalam. Ini adalah contoh dongeng dalam bahasa “Tulungagung Adventure” “Tulungagung Adventure ciri, fungsi, macam, dan contoh ringget/pisaan. Dongeng dalam bahasa lampung jumat, 08 november 2013. Kegiatan bedah buku ini merupakan rangkaian penerjemahan cerita rakyat lampung yang dilaksanakan kantor bahasa provinsi Komering, Bahasa Lampung Api, Dan Bahasa Lampung dalam dialek o adalah nyow. Berikut ini contoh teks dongeng dalam bahasa lampung Itulah contoh 14 pribahasa bahasa lampung dialek o, semoga bisa bermanfaat jangan lupa untuk di share agar pribahasa lampung, pesan yang di sampaikan tetap di gunakan Februari 2021 24 Februari 2021 kali hinji sikam munsa tugas uts mata kuliah pendidikan bahasa/budaya akan tetapi, saat semua telah diselesaikan tiada kata yang lebih pantas untuk diucapkan kecuali rasa syukur tak. Meski bahasa lampung memiliki jumlah penutur yang lumayan besar, bahasa ini merupakan bahasa minoritas di provinsi lampung sendiri. › labi labi pemarah tumbai wat labi labi ghik ghua bughung bangau teghu di pinggeh Memiliki Tema, Sebagai Dasar Dalam Kisah Cerita Dan Bahasan Pokok Yang Ada bahasa lampung dialek a. Hallo kak, itu pake dialek lampung abung dialek nyow/o. Disini juga kamu diberikan pilihan untuk menerjemahkannya dari atau ke dialek a ataupun dialek Kamus Bahasa Lampung, Kamus Bahasa Lampung Dialek A, Kamus Bahasa Lampung Dialek O, Kamus Bahasa Lampung Dialek A & O,.14 september 2021 pukul 1120 am. Sedangkan dalam dialek o adalah “nyow”. Tumbai wat labi labi ghik ghua bughung bangau teghu di pinggeh danau.
Lihat disini kami sajikan 4 contoh puisi bahasa Lampung beserta artinya tentang pendidikan , alam , cinta , dan semua pasti tahu bahwa Lampung adalah daerah yang kental dengan budaya bahkan. Baik itu pantun bahasa Lampung maupun puisi berbahasa Lampung dialek a dan Lampung menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah, hal ini tentunya bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap lagi para pemuda zaman sekarang banyak yang mudah terpengaruh dan rentan akan lupa dengan karena itulah untuk menanamkan sikap cinta daerah dan budaya melalui penerapan mata pelajaran bahasa para pelajar pastinya sering mendapat tugas bahasa Lampung salah satunya membuat supaya kalian tidak kesulitan saat mencari bisa lihat dibawah ada contoh puisi bahasa Lampung tentang pendidikan, alam, cinta dan Puisi bahasa Lampung tentang pendidikanGureu keu sangat berjaso kunangkuNikeu wak pernah lelah ngebimbing nyakUnyen berubah pas mengenalmeuNikeu ngebuka gerbang kunang duniokeuTerimokasih nyak ucapken kunangmuTerimokasih wak terhingga kunangmuTerimokasih kuang unyen ilmeumuTerimokasih kunang unyen kesbranmeuNikeu kak ngejuk ghelayo kunang masa depankuNikeu ngejuk tulung selak nyak kiluiNikeu ibarat cahayo dilem ruang kelomNikeu ibarat setets Wai di padang pasirTerimokasih gureu keu kunang pengorbanan meuJasameu berguno kunang keuNamomeu akan terus diingekkeuNikeu pahlawan sai berjaso kunang masa depan keuArtinya Guru kau sangat berjasa untukuKau tidak pernah lelah membimbingkuSemua berubah saat aku mengenalmuKau pembuka gerbang untuk duniakuTerima Kasih kuucapkan padamuTerima kasih tak terhingga untukmuTerima kasih untuk semua ilmumuTerima kasih untuk semua kesabaranmuKau sudah memberi jalan untuk masa depankuKau beriku pertolongan sebelum aku butuhKau ibarat cahaya dalam ruang hampa nan gelapKau ibarat setetes embun di padang pasirTerima kasih guruku untuk pengorbananmuJasamu akan sangat berguna untukkuNamamu akan terus terukir di benakkuKau pahlawan yang berjasa untuk masa depanku2. Puisi bahasa Lampung tentang alamTiyuh keu pagun di nah tampak wawaiMatokeu pagun ngenah unyen sisiSuaro kokok manuk nandoken jagat kak tepuiLak dinah jelas ulah kabut pagun watTiyuh keu tepui ijo teghaso nyaman dan permainanTiyuh sai selalu guwai nyak ngigham pas tandakSawah ijo dan masih asriPas ngenahne guwai sejuk atiTiyuh keu pak dikedo nyak dilahirkanJadi saksi unyen perghjuanganSuasana tiyuh sai penuh akan kenangan Adek kedo nyak pegi wak dapok dilupakanArtinya Desaku masih tampak terlihat asriMataku masih mengamati disemua sisiSuara kokok ayam yang menandakan sudah pagiBelum terlihat jelas karena kabut masih menyelimuti Desaku pagi ini terasa nyaman dan permaiDesa yang selalu membuat ku rindu ketika pergiHamaparan sawah yang hijau dan masih asriKetika memandangnya mendamaikan hatiDesa tempat dimana aku dilahirkanMenjadi saksi untuk semua perjuanganSuasana desa yang penuh akan kenanganKemanpun aku pergi takan kulupakan3. Puisi bahasa Lampung tentang cintaNyak bingung ago mulai anjak kedo ceghito ijoKabut sepei jamo kelompok akun kughuk dilom atiApi daya keu angkah mampu ngagumei diem-diemNedos unyen ngigham sai tambah jadiAmun dapok jujur haga rasa ni ikam bertemuBah ikam sadar nyapo sikam gawoh ikam wak mapuUlah ikam mak ko keberanian kunang inoKenaikan jadei beban ikam tahan unyenn ngighamBagi ikam tano cukup Tuhan sai pannaiUnyen tentang nyo dan gah nyo ghasokeuNyak angkah mampu duoken namomeuSederhana ino lah sai guwai nyak bahagioArtinyaAku bingung harus darimana memulai cerita ini Kabut sunyi dan gelap perlahan menusuk di hatiApa dayaku hanya mampu mengagumimu dalam diamMenahan semua rasa rindu yang semakin mendalamJika boleh aku jujur ingin rasanya aku bertemuTapi aku sadar menyapamu saja aku tak mampuKarena aku tidak ada keberanian untuk ituBiarlah jadi bebanku menahan semua rinduBagiku saat ini cukup tuhan yang tahuSemua hal tentang apa dan bagaimana rasakuAku hanya mampu menyelipkan namamu disetiap doakuHal sederhana itulah sudah membuat bahagia hatiku4. Puisi bahasa Lampung tentang kebersihanNuwokeu sederhanabagikeu iolah istanoNuwokeu dawak dan wangiUlah dijago setiap panasNyak nyaman nagen dinuwoNgerjoken tugas sekulahBareng jamo mak jugo bapakNuwokeu guwai kerasanAmun harei libur tigohAteiku ghaso bahagioDapok bareng keluargoNgeghasoken harei suko citoHarei libur ikam nikmateiKunang gutung ruyungNgedawakke nuwo ikamSupayo keghasab keluargo ikamArtinyaRumahku sederhanaBagiku adalah istanaRumahku bersih dan wangiKarena dijaga setiap hariAku nyaman ada di rumahMengerjakan tugas sekolahBersama ibu dan ayahRumahku membuat betahJika hari libur tibaHatiku sangat bahagiaBisa bersama keluargaMenikmati hari penuh bahagiaHari libur kami nikmatiUntuk bekerja baktiMembersihkan rumah sendiri Demi kenyamanan keluarga kamiDemikian info 4 contoh puisi bahasa Lampung beserta artinya tentang pendidikan , alam , cinta , dan kebersihan.
Kami memiliki cukup banyak cerita rakyat Lampung yang sering diceritakan di Masyarakat. Dari berbagai cerita rakyat Indonesia dari Lampung, kami paling suka kisah Aminah yang cerdik. Saya yakin banyak dari adik-adik yang suka cerita rakyat dari Lampung ini. Cerita rakyat nusantara ini mengisahkan seorang gadis yang cerdik yang bisa mengatasi masalah disaat kesulitan. Selain Legenda Buaya Perompak dan Aminah yang cerdik tersebut kami juga akan menceritakan sebuah fabel yang memiliki pesan moral yang baik. Selamat membaca. Cerita Rakyat Lampung Aminah yang Cerdik Cerita Rakyat Lampung Aminah yang Cerdik Aminah sedang mencuci di sungai. Kali ini ia sendirian, tidak bersama teman-temannya. Aminah adalah gadis yang cantik dan pintar. La tinggal bersama ayah dan ibunya di sebuah desa di dekat Sungai Tulang Bawang, Lampung. Saat mencuci, Aminah tak sadar bahwa ada sepasang mata dalam sungai yang sedang mengawasinya. Ya, itu adalah mata Buaya Perompak, buaya Penunggu Sungai Tulang Bawang. Keganasan Buaya Perompak sudah terkenal. Banyak manusia yang hilang begitu saja saat mencuci di sungai itu. Namun Aminah tidak takut, ia tetap mencuci sambil bersenandung kecil. Tiba-tiba, byuurrrrrrr… muncullah Buaya Perompak dari dalam sungai. Aminah sangat terkejut. Ia tak mengira bahwa Buaya Perompak berwajah begitu mengerikan. Badannya sungguh besar, giginya runcing dan tajam. Aminah pingsan seketika. Cerita Rakyat Lampung Aminah yang Cerdik dari Lampung “Di mana aku? Ibu… Ibu..” panggil Aminah lemah. Aminah berusaha bangkit dari tidurnya. Tiba-tiba terdengar suara “Ah… rupanya kau sudah sadar.” Aminah menoleh. Ternyata Buaya Perompak yang mengajaknya bicara. Meski ketakutan, Aminah berusaha tenang. Aminah yakin, jika ia tak melawan, buaya itu pasti tak akan membunuhnya. “Kau sekarang berada di gua kediamanku. Gua ini Ietaknya jauh di dasar sungai. Tak ada seorang pun yang bisa menolongmu,” kata Buaya Perompak. “Apa yang kau inginkan dariku? Mengapa kau tak membunuh dan memakanku saja?” tanya Aminah. “Ha… ha… ha… kau terlalu cantik untuk kumakan. Aku ingin menjadikanmu istri. Kau bersedia, bukan? Lihat perhiasan emas berlian di ujung sana. Aku akan memberikan semuanya padamu jika kau bersedia,” jawab Buaya Perompak. Aminah heran, dari mana asal semua perhiasan itu? Ia lalu berpikir keras. “Jika aku menolak, pasti aku akan dibunuhnya. Lebih baik kuterima saja Iamarannya, sambil mencari akal bagaimana keluar dari gua ini.” Aminah lalu menyetujui permintaan buaya itu. Mereka pun menikah dan menjadi suami-istri. Buaya itu benar-benar memanjakan Aminah. Ia memberi banyak perhiasan yang indah-indah pada istrinya. Ia juga menyediakan aneka makanan yang lezat. Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Aminah merasa bosan. Ia merasa sudah saatnya keluar dari gua itu dan kembali pada orang tuanya. Pelan- pelan, Aminah berusaha mengorek keterangan dari Buaya Perompak. “Dari mana kau mendapatkan semua perhiasan ini, Suamiku?” tanya Aminah suatu hari. Sambil bertanya, ia berpura-pura mengagumi sebuah kalung mutiara yang cantik. “Itu adalah hasil dari merampok orang-orang kaya. Sebenarnya aku adalah seekor buaya jadi-jadian. Namaku Somad, aku dulu adalah seorang perompak yang termahsyur. Namun kemudian aku dikutuk karena perbuatan jahatku. Jadilah wujudku seperti sekarang,” jawab Buaya Perompak panjang lebar. Aminah mengangguk-angguk tanda mengerti. “Pantas saja kau bicara seperti manusia. Lalu dari mana kau mendapatkan semua makanan ini? Tiap hari kau memberiku makanan yang lezat.” tanya Aminah lagi. “Itu mudah saja. Setiap bulan purnama, aku akan berubah wujud kembali menjadi manusia. Pada saat itu aku akan menjual sedikit perhiasan-perhiasan untuk ditukarkan dengan bahan makanan,” jelasnya. “Oh begitu.” jawab Aminah sambil mengangguk-angguk. “Apa orang-orang tidak curiga jika secara tiba-tiba kau keluar dari sungai ini?” tanya Aminah memancing. Buaya Perompak tak sadar kalau Aminah sedang berusaha mengorek keterangan darinya. “Ha… ha… tentu saja aku tak sebodoh itu. Aku telah membangun terowongan di balik gua ini. Terowongan itu langsung terhubung dengan desa yang kutuju,” kata buaya itu. Aminah mengingat semua perkataan suaminya dengan baik. Sekarang ia tahu cara untuk melarikan diri. Ia akan menunggu sampai buaya itu lengah, lalu ia akan Ian melalui terowongan itu. Saat yang ditunggu pun tiba. Suatu siang, Buaya Perompak tidur dengan pulasnya. Ia bahkan lupa menutup gua, sehingga Aminah dapat keluar dengan mudah. Aminah berjingkat- jingkat keluar menuju ke balik gua itu. “Ah, ternyata ini terowongannya,” kata Aminah dalam hati. Ia lalu menoleh ke belakang, memastikan bahwa Buaya Perompak tidak mengikutinya. Setelah memastikan semuanya aman, Aminah lalu masuk ke terowongan itu dan berjalan dengan cepat. Sesekali ia tersandung batu, karena keadaaan dalam terowongan itu gelap gulita. Kemudian, Aminah melihat seberkas cahaya. “Syukurlah, sebentar lagi aku akan sampai,” kata Aminah sambil mempercepat langkahnya. Aminah sampai juga di ujung terowongan itu. Buaya Perompak benar, ternyata ujung terowongan ini adalah sebuah desa di tepi Sungai Tulang Bawang. Aminah amat senang, akhirnya ia bebas. Ia menyusuri desa itu dan bertanya jalan tercepat menuju desa tempat tinggalnya. Setelah mendapatkan petunjuk dari beberapa orang, Aminah pun bergegas pulang ke desanya, ke rumah orangtuanya. Ayah dan ibunya menyambutnya dengan gembira. Mereka tak menyangka kalau Aminah masih hidup. “Kami kira kau sudah mati dimakan Buaya Perompak, Nak,” kata ibunya sambil memeluk Aminah erat-erat. Aminah tersenyum dan menceritakan pengalamannya. Berkat kecerdikannya, Aminah lolos dari sekapan Buaya Perompak. Berkat kecerdikannya pula, semua penduduk desa mengetahui rahasia Buaya Perompak. Sejak saat itu, penduduk desa menjadi lebih berhati-hati bila mencuci di Sungai Tulang Bawang. Pesan moral dari Cerita Rakyat Lampung Aminah yang Cerdik untukmu adalah jangan mudah panik saat menghadapi masalah. Gunakan akal dan pikiranmu, pasti ada jalan keluarnya. Cerita Rakyat Lampung Kumbang Macan dan Seekor Tawon Seekor tawon keluar dari sarangnya untuk mencari sebuah kebun penuh dengan bunga, sang tawon bersarang di hutan dan ketika para tawon mencari makanan mereka harus melewati hutan dan mencari kebun yang penuh dengan bunga, sang tawon terbang menyusuri hutan dan ditengah perjalanan sang tawon melihat seekor kumbang macan sedang diam di atas sebuah dahan kering, sang tawon menghampiri kumbang macan itu dan bertanya kepadanya “selamat siang tuan kumbang macan yang gagah perkasa maaf aku mengganggu mu, aku tawon yang bersarang di hutan ini dan aku dalam perjalanan untuk menari sebuah kebun yang dipenuhi oleh bunga untuk kami ambil sarinya, apa kau pernah melihat kebun itu?” sang kumbang macan menjawab “tuan tawon tidak usah memujiku seperti itu, selama aku terbang aku sama sekali tidak pernah melihat bunga di luar hutan ini tapi aku pernah mendengar kabar dari beberapa ekor lebah madu pekerja bahwa diluar hutan ke arah utara ada sebuah tempat yang dipenuhi oleh berbagai macam bunga, namun jarak dari hutan ini sangatlah jauh, kau harus melewati berbagai macam rintangan yang sangat sulit. Jika kau ingin pergi kesana aku juga akan pergi kesana karena disana kudengar dari para lebah para kumbang macan berkumpul disana.” jelas sang kumbang. Sang tawon setuju untuk pergi bersama dan berkata kepada sang kumbang “ya aku sangat ingin pergi kesana bersamamu, meskipun rintangan menghadang jika kita bekerjasama layaknya teman baik mungkin kita bisa mengatasinya.” setelah mereka berbincang kini mereka pergi ke arah utara menuju tempat itu, awalnya perjalanan mereka biasa saja tidak ada satupun dari mereka menghadapi bahaya. Namun ketika sang kumbang macan beristirahat di sebuah dahan karena lelah tiba-tiba seekor bunglon datang menghampiri ketika sang bunglon akan memakan sang kumbang sang tawon langsung menyengatnya beberapa kali hingga sang kumbang selamat dari ancaman. Setelah kejadian itu mereka melanjutkan perjalanan dan ditengah perjalanan sang tawon lengah, dia terjerat di sebuah sarang laba-laba, sang tawon berontak melepaskan dirinya dari jaring laba laba yang lengket ketika itu seekor laba-laba mendekatinya, sang kumbang yang melihat hal itu langsung menubruknya dengan kedua tanduknya sambil terbang, sarang laba-laba itu rusak dan sang tawon selamat meskipun sang kumbang terjerat oleh jaring-jaring yang putus namun dia berhasil melepaskan diri dari jaring-jaring itu. Kini mereka melanjutkan kembali perjalanannya hingga mereka sampai pada tempat yang diceritakan oleh para lebah, mereka terkejut ketika sampai disana ternyata tempat itu melebihi apa yang mereka pikirkan tempat itu sangat dipenuhi bunga, dan tempat itu dipenuhi juga oleh para kumbang macan. Selama perjalanan mereka saling membantu dalam menghadapi rintangan hingga akhirnya mereka mampu mencapai tujuan dengan selamat. Pesan moral dari Cerita Rakyat Lampung Kumbang Macan dan Seekor Tawon adalah bekerjasama dan saling bantu membantu akan membuat pekerjaan sulit menjadi lebih mudah.
cerita dalam bahasa lampung beserta artinya